PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • nwtsty Roma 1:1-16:27
  • Roma

Tidak ada video untuk bagian ini.

Maaf, terjadi error saat ingin menampilkan video.

  • Roma
  • Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru (Edisi Pelajaran)
Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru (Edisi Pelajaran)
Roma

SURAT UNTUK SIDANG JEMAAT DI ROMA

1 Surat dari Paulus, budak Kristus Yesus yang dipanggil untuk menjadi rasul, yang dipisahkan untuk memberitakan kabar baik Allah,+ 2 yang sudah Dia janjikan dalam Kitab Suci melalui para nabi-Nya, 3 yaitu tentang Putra-Nya yang lahir sebagai manusia, dari keturunan* Daud,+ 4 dan yang terbukti sebagai Putra Allah+ sewaktu dibangkitkan dari antara orang mati+ melalui kuasa kudus.* Dialah Yesus Kristus Tuan kita. 5 Melalui dia, kami* mendapat kebaikan hati yang luar biasa* dan dijadikan rasul,+ supaya semua bangsa bisa beriman dan taat kepadanya+ demi memuliakan namanya. 6 Dari bangsa-bangsa itulah kalian sendiri dipanggil untuk menjadi milik Yesus Kristus. 7 Surat ini ditujukan kepada semua orang yang Allah kasihi di Roma, yang dipanggil untuk menjadi orang-orang suci.

Semoga kalian mendapat kebaikan hati yang luar biasa* dan kedamaian dari Allah, yaitu Bapak kita, dan dari Tuan Yesus Kristus.

8 Pertama-tama, dalam nama Yesus Kristus saya mengucap syukur kepada Allah saya atas kalian semua, karena iman kalian dibicarakan di seluruh dunia. 9 Allah, yang bagi-Nya saya sepenuh hati melakukan pelayanan suci dengan memberitakan kabar baik tentang Putra-Nya, menjadi saksi bahwa saya tanpa henti mendoakan kalian,+ 10 memohon supaya saya akhirnya bisa datang kepada kalian, kalau itu kehendak Allah. 11 Saya ingin sekali bertemu kalian, supaya bisa memberikan karunia rohani untuk menguatkan kalian. 12 Dengan kata lain, saya ingin agar kita saling menguatkan.+ Saya dikuatkan oleh iman kalian, dan kalian dikuatkan oleh iman saya.

13 Saudara-saudara, saya ingin kalian tahu bahwa saya sudah sering berniat datang, meski selalu ada halangan, karena saya ingin mendapat hasil dari pelayanan saya di antara kalian, seperti pelayanan saya di antara bangsa-bangsa lain. 14 Saya memiliki kewajiban* terhadap orang Yunani maupun orang asing,* terhadap orang yang terpelajar maupun yang tidak. 15 Jadi, saya sangat ingin memberitakan kabar baik kepada kalian juga di Roma.+ 16 Saya tidak malu dengan kabar baik itu,+ karena kabar baik itu adalah bukti kuasa Allah untuk menyelamatkan semua orang beriman,+ awalnya untuk orang Yahudi,+ lalu orang Yunani juga.+ 17 Melalui kabar itu, orang beriman bisa melihat bahwa Allah itu benar* sehingga semakin beriman,+ sesuai dengan ayat yang berkata, ”Dengan beriman, orang yang berbuat benar akan tetap hidup.”+

18 Dari surga, kemarahan Allah+ ditunjukkan kepada semua orang yang tidak taat dan tidak benar, yang melakukan perbuatan salah untuk menyembunyikan kebenaran.+ 19 Mereka seharusnya tahu tentang Allah, karena Allah sudah memberi mereka bukti yang jelas.+ 20 Meskipun Allah tidak kelihatan, mereka bisa melihat dengan jelas seperti apa Dia itu sejak dunia diciptakan. Kuasa-Nya yang kekal+ dan kedudukan-Nya sebagai Allah+ terlihat jelas, karena hal-hal itu bisa dipahami dari ciptaan-Nya.+ Jadi, mereka tidak bisa berdalih. 21 Walaupun tahu tentang Allah, mereka tidak memuliakan Dia atau bersyukur kepada-Nya. Pemikiran mereka tidak berguna, dan hati mereka tidak peka dan gelap.+ 22 Meski mengaku bijaksana, mereka itu bodoh. 23 Mereka tidak memuliakan Allah yang kekal,* sebaliknya mereka memuliakan patung berbentuk manusia yang bisa mati, juga patung berbentuk burung, binatang berkaki empat, dan binatang melata.*+

24 Maka, Allah membiarkan mereka berbuat najis sesuka hati mereka, sehingga tubuh mereka menjadi hina. 25 Mereka menukar kebenaran tentang Allah dengan kebohongan. Mereka menyembah dan melakukan pelayanan suci bagi ciptaan, padahal hanya Pencipta yang pantas diagungkan selamanya. Amin. 26 Karena itulah Allah membiarkan mereka melampiaskan nafsu seksual mereka yang hina.+ Yang wanita melakukan hubungan yang tidak wajar,+ 27 dan yang laki-laki tidak melakukan hubungan dengan wanita seperti sewajarnya, tapi melampiaskan nafsu pada sesama laki-laki.+ Perbuatan mereka menjijikkan, sehingga mereka mendapat hukuman* yang setimpal dengan kesalahan mereka.+

28 Karena mereka tidak mau mengakui Allah,* Allah membiarkan pikiran mereka rusak, sehingga mereka melakukan hal-hal yang tercela.+ 29 Pikiran mereka penuh dengan kesalahan,+ kejahatan, keserakahan,*+ dan keburukan. Mereka suka iri hati,+ membunuh,+ bertengkar, menipu,+ berniat jahat,+ bergosip, 30 menjelek-jelekkan orang,+ membenci Allah, kurang ajar, sombong, membanggakan diri, membuat rencana jahat, tidak menaati orang tua,+ 31 tidak punya pemahaman,+ tidak menepati janji, tidak punya kasih sayang, dan tidak punya rasa kasihan. 32 Sebenarnya mereka tahu bahwa menurut hukum Allah yang adil, orang yang terus berbuat seperti itu pantas mati,+ tapi mereka tetap begitu, bahkan setuju dengan orang-orang yang terus melakukan hal-hal itu.

2 Maka tidak soal siapa kalian,+ tidak ada alasan untuk menghakimi orang lain. Kalau kalian menghakimi, kalian menghukum diri sendiri, karena kalian sendiri terus berbuat yang sama.+ 2 Kita tahu bahwa Allah menghakimi orang yang terus melakukan hal-hal itu, dan penghakiman Allah sesuai dengan apa yang benar.

3 Kalian menghakimi orang yang terus melakukan hal-hal itu, tapi kalian sendiri melakukannya. Apakah kalian pikir kalian bisa lolos dari penghakiman Allah? 4 Apakah kalian meremehkan kebaikan hati,+ toleransi,+ dan kesabaran+ Allah yang begitu limpah, karena kalian tidak tahu bahwa Allah dengan baik hati sedang membantu kalian untuk bertobat?+ 5 Karena kalian keras kepala dan hati kalian tidak bertobat, kalian menumpuk kemarahan Allah bagi diri kalian, yang akan nyata pada hari penghakiman-Nya yang benar.+ 6 Dia akan membalas setiap orang sesuai dengan perbuatannya:+ 7 Bagi orang yang mencari kemuliaan dan kehormatan, dan bertekun melakukan apa yang baik, akan ada kehidupan abadi dan tubuh yang tidak dapat musnah,+ 8 sedangkan bagi orang yang suka bertengkar dan tidak mengikuti apa yang benar, tapi mengikuti yang salah, akan ada kemurkaan dan kemarahan Allah.+ 9 Akan ada kesengsaraan dan penderitaan untuk setiap orang* yang berbuat jahat, awalnya untuk orang Yahudi, lalu untuk orang Yunani juga. 10 Sebaliknya akan ada kemuliaan, kehormatan, dan kedamaian untuk setiap orang yang melakukan apa yang baik, awalnya untuk orang Yahudi,+ lalu untuk orang Yunani juga.+ 11 Allah tidak berat sebelah.+

12 Semua orang yang berbuat dosa tanpa mengetahui hukum akan mati walaupun tidak mengetahui hukum,+ tapi semua orang yang berbuat dosa dan terikat hukum akan dihakimi sesuai dengan hukum.+ 13 Yang dinyatakan benar oleh Allah bukan orang yang mendengar hukum, tapi yang menjalankan hukum.+ 14 Kalau orang-orang dari bangsa lain, yang tidak memiliki hukum,+ melakukan apa yang ada dalam hukum, berarti ada suatu hukum dalam diri mereka. 15 Mereka menunjukkan bahwa hukum itu tertulis dalam hati mereka. Hati nurani mereka bersaksi bersama mereka, dan pikiran mereka menyatakan apakah mereka bersalah atau tidak. 16 Pada hari penghakiman, sesuai dengan kabar baik yang saya beritakan, Allah melalui Kristus Yesus akan menghakimi hal-hal yang dirahasiakan manusia.+

17 Kalian disebut sebagai orang Yahudi,+ mengandalkan hukum, dan bangga menjadi umat Allah, 18 dan kalian tahu kehendak Allah dan bisa membedakan hal-hal yang penting karena sudah diajar* tentang Hukum Musa,+ 19 dan kalian yakin bahwa kalian adalah penuntun orang buta, penerang bagi orang yang ada dalam kegelapan, 20 pendidik orang bodoh, guru bagi anak kecil, dan memiliki pemahaman dasar tentang* pengetahuan dan kebenaran dalam Hukum Musa. 21 Kalian mengajar orang lain, tapi kenapa kalian tidak mengajar diri sendiri?+ Kalian berkata, ”Jangan mencuri,”+ tapi kenapa kalian mencuri? 22 Kalian sendiri berkata, ”Jangan berzina,”+ tapi kenapa kalian berzina? Kalian sendiri jijik dengan berhala, tapi kenapa kalian merampok kuil-kuil? 23 Kalian bangga dengan hukum, tapi kenapa kalian menghina Allah dengan melanggar Hukum Musa? 24 Ini sesuai dengan ayat yang berkata bahwa ”nama Allah dihina oleh bangsa-bangsa karena kalian”.+

25 Sebenarnya, sunat+ ada gunanya kalau kalian menjalankan hukum.+ Tapi kalau kalian melanggar hukum, kalian sama saja seperti tidak disunat. 26 Kalau orang yang tidak disunat+ menjalankan perintah Allah dalam Hukum Musa, bukankah dia akan dianggap sebagai orang yang disunat?+ 27 Dengan menjalankan Hukum Musa, orang yang tidak disunat akan menghakimi kalian, karena kalian memiliki hukum tertulis dan sudah disunat tapi melanggar hukum. 28 Seseorang menjadi orang Yahudi sejati bukan karena penampilannya+ atau sunat pada tubuhnya.+ 29 Sebaliknya, dia menjadi orang Yahudi sejati karena hatinya.+ Sunatnya ada pada hatinya+ berdasarkan kuasa kudus,* bukan berdasarkan hukum tertulis.+ Pujian baginya datang dari Allah, bukan dari manusia.+

3 Maka, apa manfaatnya menjadi orang Yahudi atau disunat? 2 Ada banyak sekali. Yang terutama, pernyataan suci Allah dipercayakan kepada mereka.+ 3 Tapi, bagaimana kalau sebagian orang Yahudi tidak beriman? Apakah ini berarti Allah tidak setia? 4 Tidak mungkin begitu! Kalaupun semua orang pembohong, Allah selalu benar,+ seperti ada tertulis, ”Karena itu, Engkau benar saat Engkau berbicara dan menang saat Engkau diadili.”+ 5 Tapi, bagaimana kalau perbuatan salah kita malah menunjukkan bahwa Allah itu benar? Apakah Allah tidak adil kalau menghukum kita? Sebagian orang berpikir seperti itu. 6 Tapi itu tidak mungkin! Kalau Allah tidak adil, bagaimana Dia akan menghakimi dunia?+

7 Seandainya saya berbohong, dan kebohongan saya malah menunjukkan bahwa Allah itu benar sehingga Dia dimuliakan, kenapa saya dinyatakan berdosa juga? 8 Kenapa kami tidak mengatakan, seperti yang sebagian orang tuduhkan sebagai kata-kata saya, ”Ayo lakukan kejahatan supaya menghasilkan kebaikan”? Orang-orang itu pantas dihukum.+

9 Kalau begitu, apakah kita lebih baik daripada yang lain? Sama sekali tidak! Seperti yang sudah dikatakan, orang Yahudi dan orang Yunani sama-sama dikuasai dosa.+ 10 Ini sesuai dengan ayat yang berkata, ”Tidak ada orang yang benar, satu pun tidak;+ 11 tidak ada yang punya pemahaman, tidak ada yang mencari Allah. 12 Semua orang sudah menyimpang, mereka semua sudah tidak berguna; tidak ada yang berbuat baik, satu pun tidak.”+ 13 ”Mulut mereka seperti kuburan yang terbuka; mereka menipu dengan lidah mereka.”+ ”Racun ular berbisa ada di bibir mereka.”+ 14 ”Mulut mereka penuh dengan kutukan dan kebencian.”+ 15 ”Kaki mereka bergerak cepat untuk membunuh.”*+ 16 ”Jalan-jalan mereka menimbulkan kehancuran dan kesengsaraan, 17 dan mereka tidak mengenal jalan damai.”+ 18 ”Tidak ada rasa takut kepada Allah dalam diri mereka.”+

19 Kita tahu bahwa semua yang dikatakan hukum Taurat ditujukan kepada orang-orang yang terikat hukum Taurat, sehingga tidak ada yang bisa berdalih dan seluruh dunia dijatuhi hukuman oleh Allah.+ 20 Jadi di hadapan-Nya, tidak ada yang akan dinyatakan benar dengan menjalankan hukum.+ Hukum justru membuat kita tahu persis tentang dosa.+

21 Sekarang, sudah jelas bahwa orang bisa dinyatakan benar oleh Allah tanpa menjalankan hukum,+ seperti yang dikatakan dalam Hukum Musa dan Tulisan Para Nabi.+ 22 Semua orang beriman bisa dinyatakan benar oleh Allah karena beriman kepada Yesus Kristus. Allah tidak membeda-bedakan orang.+ 23 Semua orang sudah berdosa dan tidak bisa mencerminkan kemuliaan Allah,+ 24 tapi mereka dibebaskan melalui tebusan yang Kristus Yesus bayarkan,+ sehingga mereka dinyatakan benar. Ini adalah karunia+ yang Allah berikan karena kebaikan hati-Nya yang luar biasa.*+ 25 Allah mengorbankan Kristus supaya orang bisa berdamai* dengan Allah+ melalui iman kepada darah Kristus.+ Ini untuk menunjukkan bahwa Allah itu benar, karena Allah dengan sabar* mengampuni dosa-dosa yang ada di zaman dulu. 26 Ini untuk menunjukkan bahwa di zaman sekarang Allah tetap benar,+ bahkan sewaktu orang yang beriman kepada Yesus dinyatakan benar oleh-Nya.+

27 Jadi apakah kita bisa bangga? Sama sekali tidak. Kenapa? Apakah karena hukum yang mengutamakan perbuatan?+ Bukan, tapi karena hukum yang mengutamakan iman. 28 Bagi kita, seseorang dinyatakan benar karena beriman, bukan karena menjalankan hukum.+ 29 Apakah Dia Allah orang Yahudi saja?+ Bukankah Dia Allah bangsa-bangsa lain juga?+ Ya, Dia Allah bangsa-bangsa lain juga.+ 30 Allah hanya satu.+ Jadi, orang yang disunat dan tidak disunat akan dinyatakan benar+ oleh Dia kalau orang itu beriman. 31 Kalau begitu, apakah ini berarti kita menghapus hukum kalau kita beriman? Tidak! Kita justru mendukung hukum.+

4 Kalau begitu, apa yang didapat Abraham, leluhur kita? 2 Kalau Abraham dinyatakan benar karena perbuatannya, dia punya alasan untuk berbangga, tapi dia tidak bisa berbangga di hadapan Allah. 3 Ada ayat yang mengatakan, ”Abraham beriman kepada Yehuwa,* maka dia dianggap benar.”+ 4 Kalau orang yang bekerja diberi gaji, itu bukan karena majikannya baik hati, tapi karena orang itu pantas mendapatkannya. 5 Sebaliknya, orang yang tidak bekerja tapi beriman kepada Allah akan dinyatakan benar. Walaupun berdosa, dia dianggap benar karena imannya.+ 6 Ini seperti yang Daud katakan tentang bahagianya orang yang Allah anggap benar bukan karena perbuatan, 7 ”Bahagialah orang yang kesalahannya diampuni dan dosanya dimaafkan;* 8 bahagialah orang yang dosanya sama sekali tidak diingat Yehuwa.”*+

9 Apakah yang bahagia itu hanya orang yang disunat? Bagaimana dengan yang tidak disunat?+ Sebelumnya dikatakan, ”Karena beriman, Abraham dianggap benar.”+ 10 Kapan Abraham dianggap benar? Setelah dia disunat atau sebelumnya? Sebenarnya dia belum disunat sewaktu dianggap benar. 11 Allah menyuruh dia disunat, dan itu menjadi tanda*+ bahwa dia dianggap benar karena dia sudah beriman sebelum disunat. Maka, dia menjadi bapak semua orang beriman+ sebelum dia disunat, dan mereka semua dianggap benar oleh Allah. 12 Jadi, Abraham bapak kita+ bukan saja bapak semua orang yang disunat, tapi juga bapak semua orang yang benar-benar mengikuti jejak imannya, yaitu iman yang dia miliki sebelum disunat.

13 Abraham atau keturunannya* mendapat janji bahwa dia akan mewarisi suatu dunia+ karena dia beriman+ dan dinyatakan benar, bukan karena menjalankan hukum. 14 Kalau yang mewarisinya adalah orang yang menjalankan hukum, iman menjadi sia-sia dan janji itu tidak ada artinya. 15 Kenyataannya, hukum Taurat menghasilkan kemurkaan Allah,+ tapi kalau tidak ada hukum, tidak ada yang dilanggar.+

16 Jadi karena iman, berdasarkan kebaikan hati Allah yang luar biasa,*+ semua keturunan* Abraham pasti mendapat janji itu,+ baik yang menjalankan Hukum Musa maupun yang beriman seperti Abraham, bapak kita semua.+ 17 Ini sesuai dengan ayat yang isinya, ”Aku sudah menjadikan kamu bapak banyak bangsa.”+ Janji Allah pasti terjadi, dan Abraham beriman kepada Allah, karena Allah menghidupkan orang mati dan berbicara tentang hal-hal yang belum terjadi seolah-olah itu sudah terjadi.* 18 Dia berharap dan beriman bahwa dia akan menjadi bapak banyak bangsa, meskipun itu sepertinya tidak mungkin. Dia percaya pada kata-kata, ”Sebanyak itulah keturunanmu* nanti.”+ 19 Walaupun imannya tidak melemah, dia berpikir bahwa dia sudah tidak bisa punya anak (karena umurnya sekitar 100 tahun),+ dan Sara istrinya mandul.+ 20 Tapi karena janji Allah, dia beriman dan tidak ragu. Imannya membuat dia kuat, sehingga dia memuliakan Allah 21 dan benar-benar yakin bahwa Allah sanggup mewujudkan janji-Nya.+ 22 Karena itu, ”dia dianggap benar”.+

23 Sebenarnya, kata-kata ”karena itu dia dianggap benar” bukan ditulis untuk dia saja,+ 24 tapi untuk kita juga. Kita akan dianggap benar karena kita percaya kepada Allah, yang membangkitkan Yesus Tuan kita dari antara orang mati.+ 25 Allah membiarkan Yesus dibunuh supaya pelanggaran kita dihapus,+ dan Allah membangkitkan dia supaya kita bisa dinyatakan benar.+

5 Sekarang, kita sudah dinyatakan benar karena beriman.+ Jadi, mari kita menikmati* hubungan damai dengan Allah melalui Tuan kita Yesus Kristus.+ 2 Karena beriman kepada Kristus, terbukalah jalan bagi kita untuk mendapat kebaikan hati yang luar biasa,* yang sekarang kita rasakan.+ Mari kita bersukacita* karena memiliki harapan untuk dimuliakan Allah. 3 Juga, mari kita bersukacita* saat mengalami kesengsaraan,+ karena tahu bahwa kesengsaraan membuat kita bertekun.+ 4 Lalu kalau kita bertekun, Allah berkenan kepada kita,+ dan kalau Allah berkenan kepada kita, kita punya harapan.+ 5 Harapan itu tidak akan membuat kita kecewa,+ karena kasih Allah sudah dicurahkan ke dalam hati kita melalui kuasa kudus* yang diberikan kepada kita.+

6 Bahkan, sementara kita masih berdosa,*+ Kristus mati untuk orang-orang berdosa pada waktu yang Allah tetapkan. 7 Untuk orang baik, mungkin ada yang berani mati, tapi jarang sekali ada yang rela mati untuk orang benar. 8 Tapi, Kristus mati untuk kita sementara kita masih berbuat dosa. Dengan cara itulah Allah menunjukkan bahwa Dia mengasihi kita.+ 9 Maka, karena kita sudah dinyatakan benar oleh Allah melalui darah Kristus,+ kita yakin bahwa melalui dia, kita akan diselamatkan dari kemurkaan Allah.+ 10 Sewaktu kita masih menjadi musuh, kita didamaikan dengan Allah melalui kematian Putra-Nya.+ Jadi sekarang, setelah kita didamaikan dengan Allah, kita yakin bahwa kita akan diselamatkan melalui kehidupan Putra-Nya. 11 Selain itu, kita bahagia karena memiliki hubungan baik dengan Allah melalui Tuan kita Yesus Kristus. Melalui dialah kita didamaikan dengan Allah.+

12 Sama seperti dosa masuk ke dalam dunia melalui satu orang, dan kematian masuk melalui dosa,+ kematian pun menyebar kepada semua orang karena semua orang berbuat dosa.+ 13 Dosa sudah ada di dunia sebelum hukum Taurat ada, tapi tidak seorang pun dituduh berbuat dosa kalau tidak ada hukum.+ 14 Meski begitu, kematian berkuasa sebagai raja sejak zaman Adam sampai Musa, bahkan atas orang-orang yang tidak melakukan dosa yang sama seperti pelanggaran Adam. Adam mirip dengan orang yang datang belakangan itu.+

15 Karunia Allah berbeda dengan pelanggaran itu. Kalau pelanggaran satu orang membuat banyak orang mati, kita yakin bahwa kebaikan hati Allah yang luar biasa* dan karunia-Nya, yang diberikan melalui kebaikan hati yang luar biasa* dari satu orang,+ yaitu Yesus Kristus, memberikan manfaat bagi banyak orang.+ 16 Manfaat karunia itu juga berbeda dengan dampak dari dosa satu orang itu.+ Satu pelanggaran itu membuat semua orang dinyatakan bersalah,+ tapi karunia itu, yang diberikan karena banyaknya pelanggaran, membuat banyak orang dinyatakan benar.+ 17 Kalau kematian berkuasa sebagai raja melalui satu orang itu,+ kita yakin bahwa orang-orang akan hidup dan berkuasa sebagai raja+ melalui satu orang juga, yaitu Yesus Kristus,+ karena mereka mendapat berlimpah kebaikan hati yang luar biasa,* serta berlimpah karunia yang membuat mereka dinyatakan benar.+

18 Maka, sama seperti satu pelanggaran membuat segala macam orang dinyatakan bersalah,+ satu tindakan yang benar membuat segala macam orang+ dinyatakan benar sehingga mendapat kehidupan.+ 19 Sama seperti pelanggaran* satu orang itu membuat banyak orang berdosa,+ ketaatan satu orang itu membuat banyak orang dinyatakan benar.+ 20 Hukum Taurat diberikan untuk menunjukkan banyaknya pelanggaran.+ Tapi dengan bertambahnya dosa, kebaikan hati Allah yang luar biasa* juga bertambah. 21 Apa tujuannya? Sama seperti dosa dan kematian berkuasa sebagai raja,+ kebaikan hati Allah yang luar biasa* juga berkuasa sebagai raja, sehingga orang bisa dinyatakan benar dan mendapat kehidupan abadi melalui Yesus Kristus Tuan kita.+

6 Jadi, bagaimana? Apakah kita akan terus berbuat dosa supaya kebaikan hati Allah yang luar biasa* bertambah? 2 Tentu tidak! Kita sudah mati dalam hal dosa,*+ jadi mana mungkin kita terus hidup dalam dosa?+ 3 Apakah kalian tidak tahu bahwa kita semua yang dibaptis ke dalam Kristus Yesus+ dibaptis ke dalam kematiannya?+ 4 Dengan dibaptis ke dalam kematiannya, kita dikubur bersama dia+ supaya kita menjalani hidup baru,+ seperti Kristus yang dibangkitkan dari antara orang mati melalui kuasa* Bapak. 5 Kalau kita dipersatukan dengan dia ketika mati seperti dia,+ kita pasti akan dipersatukan juga dengan dia ketika dibangkitkan seperti dia.+ 6 Kita tahu bahwa kepribadian lama kita sudah dipaku di tiang bersama dia,+ supaya tubuh kita yang berdosa tidak berkuasa lagi,+ dan kita tidak diperbudak dosa lagi.+ 7 Kalau seseorang sudah mati, dia sudah dibebaskan* dari dosanya.

8 Selain itu, kalau kita mati bersama Kristus, kita yakin bahwa kita akan hidup bersama dia juga. 9 Kita tahu bahwa setelah dibangkitkan dari antara orang mati,+ Kristus tidak mati lagi,+ dan kematian tidak lagi menguasai dia. 10 Kematian yang dia alami dulu, dia alami sekali untuk selamanya demi menghapus dosa,+ tapi kehidupan yang dia jalani sekarang, dia jalani untuk Allah. 11 Begitu juga dengan kalian. Anggaplah diri kalian mati dalam hal dosa, tapi hidup untuk Allah melalui Kristus Yesus.+

12 Jadi, jangan biarkan dosa berkuasa sebagai raja dalam tubuh kalian yang bisa mati,+ sehingga kalian tidak lagi menuruti keinginannya. 13 Jangan serahkan tubuh kalian kepada dosa sebagai alat untuk berbuat salah, tapi serahkan diri kalian kepada Allah sebagai orang-orang yang sudah mati dan dihidupkan lagi dari antara orang mati. Serahkan juga tubuh kalian kepada-Nya sebagai alat untuk berbuat benar.+ 14 Dosa tidak boleh menjadi majikan kalian, karena kalian tidak berada di bawah hukum Taurat+ tapi di bawah kebaikan hati Allah yang luar biasa.*+

15 Apa kesimpulannya? Karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat tapi di bawah kebaikan hati Allah yang luar biasa,* apakah kita akan berbuat dosa?+ Pasti tidak! 16 Apa kalian tidak tahu bahwa kalau kalian selalu menuruti seseorang, kalian adalah budaknya?+ Kalau kalian budak dosa,+ kalian akan mati,+ tapi kalau kalian budak Allah dan menuruti Dia, kalian akan dinyatakan benar. 17 Saya bersyukur kepada Allah karena walaupun kalian dulunya budak dosa, sekarang kalian dengan sepenuh hati menuruti ajaran* yang diberikan kepada kalian. 18 Karena kalian sudah dibebaskan dari dosa,+ kalian menjadi budak Allah dan berbuat benar.+ 19 Kalian lemah karena dosa, jadi saya berbicara dengan kata-kata yang mudah dipahami. Dulu, kalian menjadikan tubuh kalian sebagai budak kenajisan dan keburukan sehingga kalian berbuat buruk. Sekarang, jadikan tubuh kalian sebagai budak kebenaran sehingga kalian suci.+ 20 Sewaktu kalian budak dosa, kalian tidak diwajibkan untuk berbuat benar.

21 Jadi, apa yang kalian hasilkan waktu itu? Hal-hal yang sekarang memalukan bagi kalian, yang membawa kematian.+ 22 Tapi, karena sekarang kalian sudah dibebaskan dari dosa dan menjadi budak Allah, kalian menghasilkan kehidupan yang suci,+ yang membawa kehidupan abadi.+ 23 Dosa memberikan upah berupa kematian,+ tapi Allah memberikan karunia berupa kehidupan abadi+ melalui Kristus Yesus Tuan kita.+

7 Saudara-saudara, saya berbicara kepada kalian yang mengetahui hukum, apakah kalian tidak tahu bahwa hukum Taurat berkuasa atas seseorang selama orang itu hidup? 2 Misalnya, menurut hukum, wanita yang sudah menikah terikat dengan suaminya selama suaminya hidup, tapi kalau suaminya meninggal, dia bebas dari hukum suaminya.+ 3 Jadi, kalau dia menjadi milik pria lain sewaktu suaminya masih hidup, dia berzina.+ Tapi kalau suaminya meninggal, dia bebas dari hukum suaminya, sehingga kalau dia menjadi milik pria lain, dia tidak disebut berzina.+

4 Begitu juga dengan kalian, saudara-saudara. Melalui tubuh Kristus, kalian sudah mati dalam hal hukum Taurat,* sehingga kalian bisa menjadi milik Kristus+ yang sudah dibangkitkan dari antara orang mati,+ dan kita bisa memuliakan* Allah.+ 5 Dulu, ketika kita hidup sesuai dengan keinginan tubuh kita, hukum Taurat menunjukkan bahwa keinginan berdosa membuat tubuh kita berdosa, dan dosa itu menghasilkan kematian.+ 6 Tapi sekarang, kita sudah dibebaskan dari hukum Taurat,+ karena kita sudah mati dalam hal hukum yang mengikat kita itu. Maka, kita menjadi budak dalam pengertian yang baru, yang mengikuti kuasa kudus,*+ bukan lagi budak dalam pengertian yang lama, yang mengikuti hukum tertulis.+

7 Jadi, bagaimana? Apakah hukum Taurat cacat?* Tidak! Kalau tidak ada hukum itu, saya justru tidak akan tahu tentang dosa.+ Misalnya, kalau hukum itu tidak memberi perintah, ”Jangan menginginkan milik orang lain,”+ saya tidak akan tahu bahwa hal itu salah. 8 Dengan adanya perintah itu, dosa mendapat kesempatan untuk membuat saya menginginkan segala milik orang lain, karena sebelum ada hukum, dosa mati.+ 9 Sebenarnya, saya hidup sebelum ada hukum. Tapi sewaktu hukum datang, dosa menjadi hidup lagi, sedangkan saya mati.+ 10 Hukum yang seharusnya membawa kehidupan,+ ternyata malah membawa kematian. 11 Dengan adanya hukum, dosa mendapat kesempatan untuk menggoda saya dan membunuh saya melalui hukum itu. 12 Jadi hukum Taurat itu sendiri suci, dan perintahnya juga suci, benar, dan baik.+

13 Kalau begitu, apakah saya mati karena sesuatu yang baik? Tentu tidak! Dosalah yang membunuh saya melalui sesuatu yang baik,+ sehingga terlihat jelas seperti apa dosa itu. Hukum menunjukkan bahwa dosa sangat jahat.+ 14 Kita tahu bahwa hukum Taurat itu rohani, tapi saya ini manusia jasmani, yang dijual sebagai budak dosa.+ 15 Bukannya melakukan apa yang saya inginkan, saya malah melakukan apa yang saya benci. Saya tidak tahu kenapa saya melakukan itu. 16 Tapi meski saya tidak melakukan hal baik yang saya inginkan, saya setuju bahwa hukum Taurat itu baik. 17 Jadi, yang melakukan itu bukan saya, tapi dosa dalam diri saya.+ 18 Saya tahu bahwa dalam diri saya, yaitu dalam tubuh saya, tidak ada apa pun yang baik. Saya ingin melakukan yang baik, tapi saya tidak sanggup.+ 19 Hal baik yang saya inginkan tidak saya lakukan, tapi hal buruk yang tidak saya inginkan, malah itulah yang saya lakukan. 20 Jadi, kalau saya melakukan apa yang tidak saya inginkan, yang melakukan itu bukan lagi saya, tapi dosa dalam diri saya.

21 Maka, inilah yang saya alami: Saat saya ingin berbuat benar, dorongan untuk berbuat buruk ada dalam diri saya.+ 22 Dalam batin saya, saya benar-benar menyukai hukum Allah,+ 23 tapi dalam tubuh saya, ada hukum dosa yang menjadikan saya tawanan,+ yang berperang melawan hukum Allah di pikiran saya.+ 24 Sengsara sekali saya ini! Siapa yang akan menyelamatkan saya dari tubuh yang menyebabkan kematian ini? 25 Syukur kepada Allah, yang akan menyelamatkan saya melalui Yesus Kristus Tuan kita! Jadi dengan pikiran saya, saya budak hukum Allah, tapi dengan tubuh saya, saya budak hukum dosa.+

8 Maka, orang yang bersatu dengan Kristus Yesus tidak dinyatakan bersalah. 2 Hukum kuasa kudus,* yang memberi kalian kehidupan yang bersatu dengan Kristus Yesus, sudah membebaskan kalian+ dari hukum dosa dan hukum kematian. 3 Apa yang tidak bisa dilaksanakan hukum Taurat+ karena kelemahan manusia,+ Allah laksanakan dengan mengirim Putra-Nya+ dalam wujud manusia*+ untuk menghapus dosa. Dengan begitu, Allah menjatuhkan hukuman ke atas dosa manusia. 4 Maka, kalau kita mengikuti bimbingan kuasa kudus,* bukan keinginan jasmani kita, kita bisa menjalankan hal-hal yang benar menurut hukum itu. 5 Orang yang mengikuti keinginan jasmani selalu memikirkan keinginan jasmaninya,+ tapi orang yang mengikuti bimbingan kuasa kudus* selalu memikirkan hal-hal yang sesuai dengan kuasa itu.+ 6 Selalu memikirkan keinginan jasmani berarti kematian,+ tapi selalu memikirkan hal-hal yang sesuai dengan kuasa kudus* berarti kehidupan dan kedamaian.+ 7 Orang yang selalu memikirkan keinginan jasmani menjadi musuh Allah,+ karena mereka tidak menaati hukum Allah, dan sebenarnya tidak sanggup menaatinya. 8 Jadi, orang yang mengikuti keinginan jasmani tidak bisa menyenangkan Allah.

9 Kalau kuasa kudus* Allah ada dalam diri kalian, kalian akan mengikuti kuasa itu,+ bukan keinginan jasmani. Tapi, kalau seseorang tidak memiliki pikiran* Kristus, orang itu bukan milik Kristus. 10 Kalau kalian bersatu dengan Kristus,+ meski tubuh kalian mati karena dosa, kuasa kudus* membuat kalian hidup karena kalian dinyatakan benar. 11 Allah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati,+ maka kalau kuasa kudus* Allah ada dalam diri kalian, Allah akan menggunakan kuasa kudus-Nya* itu untuk menghidupkan tubuh* kalian juga.+

12 Jadi saudara-saudara, kita memiliki kewajiban, tapi bukan untuk mengikuti keinginan jasmani.+ 13 Kalau kalian mengikuti keinginan jasmani, kalian pasti akan mati, tapi kalau kalian mematikan perbuatan buruk kalian+ dengan bantuan kuasa kudus,* kalian akan hidup.+ 14 Semua yang dibimbing kuasa kudus* Allah benar-benar anak Allah.+ 15 Kuasa kudus* tidak membuat kita menjadi budak atau merasa takut lagi, tapi melalui kuasa itu, kita diangkat menjadi anak Allah dan tergerak untuk berseru, ”Abba,* Bapak!”+ 16 Kuasa kudus* sendiri bersaksi bersama hati* kita+ bahwa kita adalah anak Allah.+ 17 Kalau kita anak Allah, kita akan mendapat warisan juga dari Allah,+ bersama-sama dengan Kristus, dan kalau kita menderita bersama Kristus,+ kita akan dimuliakan bersama dia juga.+

18 Bagi saya, penderitaan kita sekarang tidak ada apa-apanya dibanding kemuliaan yang akan dibuat nyata melalui kita.+ 19 Semua ciptaan sedang menunggu-nunggu dengan penuh harap saatnya anak-anak Allah dibuat nyata.*+ 20 Semua ciptaan dibuat menjalani kehidupan yang sia-sia,+ bukan karena kehendak mereka sendiri, tapi karena kehendak Allah. Meski begitu, ada harapan yang disediakan 21 bahwa semua ciptaan akan dibebaskan+ dari perbudakan dosa dan kematian, dan memiliki kemerdekaan yang mulia seperti yang dimiliki anak-anak Allah. 22 Kita tahu bahwa sampai sekarang, semua ciptaan sama-sama merintih dan merasa sakit. 23 Selain itu, kita sendiri yang sudah mendapat bagian pertama warisan itu,* yaitu kuasa kudus,* juga merintih dalam diri kita+ sementara kita menunggu-nunggu saatnya kita diangkat menjadi anak Allah.+ Melalui tebusan, kita bisa dilepaskan dari tubuh kita. 24 Dulu sewaktu kita diselamatkan, kita mendapat harapan ini. Kalau sesuatu yang diharapkan seseorang sudah menjadi kenyataan, dia tidak mengharapkannya lagi, kan? 25 Tapi kalau harapan kita+ belum menjadi kenyataan,+ kita akan tetap bertekun menantikannya.+

26 Selain itu, karena kelemahan kita, kadang kita perlu berdoa tapi kita tidak tahu apa yang harus didoakan. Saat itulah kuasa kudus* akan membantu kita+ dengan memohon bagi kita, meski kita tidak mengucapkan jeritan hati kita. 27 Tapi, Allah yang menyelidiki hati kita+ mengerti maksud kuasa kudus* itu, karena permohonan itu dibuat demi orang-orang suci dan sesuai dengan kehendak Allah.

28 Kita tahu bahwa Allah memastikan supaya semua perbuatan-Nya saling mendukung agar bermanfaat bagi orang-orang yang mengasihi Dia, yaitu yang Dia panggil sesuai dengan kehendak-Nya.+ 29 Dari awal, orang-orang yang pertama kali Dia perhatikan Dia tetapkan juga untuk menjadi serupa dengan* Putra-Nya,+ supaya Putra-Nya menjadi yang sulung+ di antara banyak saudaranya.+ 30 Selain itu, orang-orang yang Dia tetapkan dari awal itu+ Dia panggil juga,+ dan orang-orang yang Dia panggil itu Dia nyatakan benar juga.+ Akhirnya, orang-orang yang Dia nyatakan benar itu Dia muliakan juga.+

31 Jadi, apa kesimpulan kita dari semua ini? Kalau Allah di pihak kita, siapa yang akan melawan kita?+ 32 Karena Dia bahkan tidak mencegah Putra-Nya menderita tapi menyerahkannya bagi kita semua,+ bukankah Dia dan Putra-Nya akan dengan baik hati memberi kita semua hal lain juga? 33 Karena orang-orang pilihan Allah sudah dinyatakan benar oleh Dia,+ siapa yang bisa menggugat mereka?+ 34 Siapa yang akan menyatakan mereka bersalah? Tidak ada, karena Kristus Yesus sudah mati, bahkan sudah dibangkitkan, dan sekarang ada di sebelah kanan Allah+ dan memohon bagi kita.+

35 Apa ada yang bisa memisahkan kita dari kasih Kristus?+ Apakah kesengsaraan, tekanan, penganiayaan, kelaparan, kekurangan pakaian,* bahaya, atau ancaman pedang bisa melakukannya?+ 36 Ada tertulis, ”Karena setia kepada-Mu, nyawa kami terancam sepanjang hari; kami dianggap seperti domba yang akan disembelih.”+ 37 Tapi dengan bantuan Kristus yang mengasihi kita, kita menang telak menghadapi semua itu.+ 38 Saya yakin bahwa kematian atau kehidupan, malaikat atau pemerintah, hal-hal yang ada sekarang atau yang ada nanti, atau kuasa,+ 39 atau hal-hal yang ada di atas atau di bawah, atau ciptaan mana pun, tidak akan bisa memisahkan kita dari kasih Allah, yang nyata melalui Kristus Yesus Tuan kita.

9 Sebagai pengikut Kristus, saya tidak berbohong. Hati nurani saya yang dibimbing kuasa kudus* bersaksi bersama saya 2 bahwa hati saya sangat sedih dan selalu pedih. 3 Saya bahkan rela dipisahkan dari Kristus sebagai orang terkutuk demi saudara-saudara saya, yaitu orang-orang yang sebangsa dengan saya, 4 orang-orang Israel. Merekalah yang diangkat menjadi anak Allah+ dan diberi kemuliaan, perjanjian-perjanjian,+ hukum Taurat,+ tugas pelayanan suci,+ dan janji-janji.+ 5 Merekalah keturunan dari orang-orang yang menjadi leluhur Kristus.+ Semoga Allah, yang menguasai semuanya, diagungkan selama-lamanya. Amin.

6 Tapi, ini bukan berarti firman Allah tidak menjadi kenyataan, karena tidak semua keturunan Israel adalah orang Israel sejati.+ 7 Walaupun semuanya keturunan* Abraham, tidak semuanya benar-benar anak Abraham.+ Sebaliknya ada tertulis, ”Keturunan* yang dijanjikan kepadamu itu akan berasal dari Ishak.”+ 8 Jadi, tidak semua anak Abraham benar-benar anak Allah,+ tapi yang lahir karena janji itulah+ yang dianggap sebagai keturunan* Abraham. 9 Janji itu isinya, ”Pada waktu seperti ini, Aku akan datang dan Sara akan punya seorang anak laki-laki.”+ 10 Janji itu tidak diberikan pada waktu itu saja, tapi juga pada waktu Ribka mengandung anak kembar dari Ishak leluhur kita.+ 11 Allah memilih orang sesuai dengan kehendak-Nya,* sehingga pemilihan itu tidak bergantung pada perbuatan orang itu, tapi pada kehendak-Nya. Maka, sewaktu anak-anak itu belum lahir dan belum berbuat baik atau buruk, 12 Dia sudah berkata kepada Ribka, ”Yang lebih tua akan menjadi budak dari yang lebih muda.”+ 13 Ini sesuai dengan ayat yang berkata, ”Aku mengasihi Yakub, tapi Aku membenci Esau.”+

14 Jadi, bagaimana? Apakah Allah tidak adil? Tidak mungkin begitu!+ 15 Allah berkata kepada Musa, ”Aku akan mengasihani siapa pun yang Aku inginkan, dan Aku akan beriba hati kepada siapa pun yang Aku inginkan.”+ 16 Jadi, pemilihan itu tidak bergantung pada keinginan atau usaha seseorang,* tapi pada Allah yang memiliki belas kasihan.+ 17 Sebuah ayat berkata tentang Firaun, ”Kamu Kubiarkan hidup supaya Aku bisa menunjukkan kekuatan-Ku, dan seluruh bumi mengenal nama-Ku.”+ 18 Jadi, Allah mengasihani siapa pun yang Dia inginkan, tapi membiarkan yang lain menjadi keras kepala.+

19 Sekarang kalian akan berkata kepada saya, ”Kenapa Allah masih saja menyalahkan orang-orang? Apa ada yang bisa melawan kehendak Allah?” 20 Siapakah kalian sehingga kalian berani berbicara melawan Allah?+ Apakah tanah liat yang dibentuk bisa berkata kepada pembentuknya, ”Kenapa saya dibentuk seperti ini?”+ 21 Apa kalian tidak tahu? Bukankah perajin tanah liat* berhak+ membuat segumpal tanah liat menjadi satu barang penting* dan satu barang biasa?* 22 Jadi, bagaimana kalau Allah bersabar kepada barang* yang pantas dibinasakan, meski Dia ingin menunjukkan kemurkaan-Nya dan kekuatan-Nya? 23 Lalu, bagaimana kalau itu dilakukan untuk menunjukkan kemuliaan-Nya yang luar biasa kepada barang* yang pantas dikasihani,+ yang sudah Dia siapkan untuk dimuliakan, 24 yaitu kita, yang Dia panggil dari bangsa Yahudi dan bangsa lain juga?+ 25 Ini seperti yang Dia katakan di kitab Hosea, ”Orang-orang yang bukan umat-Ku+ akan Kusebut ’umat-Ku’, dan wanita yang tidak Aku sayangi akan Kusebut ’yang Kusayangi’.+ 26 Di tempat Aku pernah berkata kepada mereka, ’Kalian bukan umat-Ku’, di sanalah mereka akan disebut ’anak-anak dari Allah yang hidup’.”+

27 Yesaya juga berkata tentang Israel, ”Meski orang Israel sebanyak pasir di laut, hanya yang tersisa yang akan diselamatkan,+ 28 karena Yehuwa* akan mengadili orang-orang di bumi, dan melakukannya dengan tuntas dan cepat.”*+ 29 Selain itu, Yesaya pernah berkata, ”Kalau Yehuwa* yang berbala tentara tidak menyisakan keturunan* bagi kita, kita pasti sudah seperti Sodom, dan kita pasti sudah seperti Gomora.”+

30 Jadi apa kesimpulannya? Orang-orang dari bangsa lain tidak berusaha dianggap benar, tapi dianggap benar+ karena beriman.+ 31 Sebaliknya, Israel berusaha dianggap benar dengan menjalankan hukum, tapi tidak bisa menjalankan itu sepenuhnya. 32 Kenapa? Karena mereka berusaha dianggap benar melalui perbuatan, bukan melalui iman. Mereka tersandung oleh ”batu yang akan membuat orang tersandung”,+ 33 sesuai dengan ayat yang berkata, ”Di Zion, Aku menaruh batu+ yang akan membuat orang tersandung dan juga batu yang akan membuat orang jatuh, tapi orang yang beriman kepadanya tidak akan kecewa.”+

10 Saudara-saudara, keinginan hati dan permohonan saya kepada Allah adalah agar mereka diselamatkan.+ 2 Saya bisa bersaksi bahwa mereka bersemangat melayani Allah,+ tapi tidak sesuai dengan pengetahuan yang tepat tentang Allah. 3 Mereka tidak tahu apa yang membuat seseorang benar di mata Allah,+ tapi berusaha untuk menunjukkan bahwa mereka benar.+ Maka, mereka tidak melakukan apa yang membuat seseorang benar di mata Allah.+ 4 Akhir dari hukum Taurat adalah Kristus,+ sehingga semua orang yang beriman akan dianggap benar.+

5 Musa pernah menulis ini tentang orang yang dianggap benar menurut hukum Taurat, ”Orang yang menjalankan hukum ini akan hidup karenanya.”+ 6 Tapi, firman Allah berkata tentang orang yang dianggap benar karena beriman, ”Jangan katakan dalam hati kalian,+ ’Siapa yang akan naik ke surga?’+ maksudnya, untuk membawa Kristus turun, 7 atau, ’Siapa yang akan turun ke lubang yang sangat dalam?’*+ maksudnya, untuk membawa Kristus keluar dari antara orang mati.” 8 Apa lagi yang dikatakannya? ”Perkataan itu ada di dekat kalian, yaitu di mulut dan di hati kalian sendiri.”+ Maksudnya, ”perkataan” iman, yang sedang kita sampaikan. 9 Kalau mulut kalian sendiri membuat pernyataan kepada orang-orang bahwa Yesus adalah Tuan kalian,+ dan kalian beriman dengan sepenuh hati bahwa Allah telah membangkitkan dia dari antara orang mati, kalian akan diselamatkan. 10 Iman di hati kalian akan membuat kalian dianggap benar, tapi pernyataan mulut kalian+ akan membuat kalian diselamatkan.

11 Sebuah ayat berkata, ”Semua orang yang beriman kepadanya tidak akan kecewa.”+ 12 Tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan Yunani.+ Semuanya memiliki Tuan yang sama, yang bermurah hati* terhadap semua yang berseru kepada-Nya, 13 karena ”semua orang yang berseru pada nama Yehuwa* akan diselamatkan”.+ 14 Tapi, bagaimana orang akan berseru kepada-Nya kalau belum beriman kepada-Nya? Lalu, bagaimana orang akan beriman kepada-Nya kalau belum pernah mendengar tentang Dia? Lalu, bagaimana orang akan mendengar kalau tidak ada yang memberitakan? 15 Lalu, apakah ada yang akan memberitakan kalau tidak diutus?+ Ada tertulis, ”Betapa senangnya melihat orang-orang* yang datang memberitakan kabar baik!”+

16 Meski begitu, tidak semua orang menerima kabar baik. Yesaya pernah berkata, ”Yehuwa,* siapa yang beriman pada berita yang mereka dengar dari kami?”+ 17 Jadi, orang hanya akan beriman setelah mendengar berita itu,+ dan berita itu didengar ketika ada yang memberitakan tentang Kristus. 18 Tapi pertanyaan saya: Apakah mereka tidak dengar? Tidak mungkin, karena ada tertulis, ”Suara mereka sampai ke seluruh bumi, dan berita mereka ke ujung-ujung bumi.”+ 19 Tapi pertanyaan saya: Apakah Israel tidak tahu? Pasti tahu.+ Pertama, Musa menyampaikan kata-kata Allah, ”Akan Kubuat kalian cemburu kepada orang-orang yang bukan bangsa; akan Kubuat kalian marah melalui suatu bangsa yang bodoh.”+ 20 Kemudian, Yesaya dengan berani menyampaikan kata-kata Allah, ”Aku ditemukan oleh orang-orang yang tidak mencari Aku;+ Aku dikenal oleh orang-orang yang tidak mencari tahu tentang Aku.”+ 21 Tapi tentang Israel, Yesaya menyampaikan kata-kata Allah, ”Sepanjang hari, Aku mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang suka melawan dan keras kepala.”+

11 Sekarang pertanyaan saya: Apakah Allah menolak umat-Nya?+ Tidak! Saya juga orang Israel, keturunan* Abraham, dari suku Benyamin. 2 Allah tidak menolak umat-Nya, umat yang pertama kali Dia perhatikan.+ Apakah kalian tidak tahu apa yang dikatakan sebuah ayat tentang Elia? Dia mengeluh kepada Allah tentang Israel, 3 ”Yehuwa,* mereka sudah membunuh nabi-nabi-Mu dan merobohkan mezbah-mezbah-Mu. Hanya aku yang masih hidup, dan sekarang mereka berusaha membunuh aku.”+ 4 Tapi apa yang Allah katakan kepadanya? ”Di antara umat-Ku, masih ada 7.000 orang yang tidak berlutut kepada Baal.”+ 5 Begitu juga dengan zaman sekarang, ada orang-orang yang tersisa,+ yang telah Allah pilih karena kebaikan hati-Nya yang luar biasa.* 6 Ini berarti mereka dipilih karena kebaikan hati-Nya yang luar biasa,*+ bukan karena perbuatan mereka.+ Kalau mereka dipilih karena perbuatan mereka, itu bukan lagi karena kebaikan hati-Nya yang luar biasa.*

7 Jadi, bagaimana? Hal yang sangat diinginkan Israel tidak mereka dapatkan, tapi justru didapat oleh orang-orang pilihan itu.+ Yang lainnya sudah tidak peka,+ 8 sesuai dengan ayat yang berkata, ”Allah membuat mereka tidur nyenyak,+ dan memberi mereka mata yang tidak bisa melihat serta telinga yang tidak bisa mendengar, sampai sekarang.”+ 9 Daud juga berkata, ”Biarlah pesta* mereka menjadi jerat, perangkap, sandungan, dan hukuman bagi mereka. 10 Buatlah mata mereka gelap sehingga tidak bisa melihat, dan buatlah beban hidup mereka berat.”*+

11 Jadi pertanyaan saya: Apakah mereka tersandung dan jatuh sampai tidak bisa bangun? Tidak! Tapi karena pelanggaran mereka, orang-orang dari bangsa lain diselamatkan, sehingga mereka menjadi cemburu.+ 12 Sekarang kalau pelanggaran mereka berarti berkat bagi dunia, dan berkurangnya mereka berarti berkat bagi bangsa lain,+ berkatnya pasti lebih banyak lagi kalau jumlah mereka lengkap!

13 Sekarang saya berbicara kepada kalian yang dari bangsa lain. Sebagai rasul yang diutus kepada bangsa-bangsa lain,+ saya menjunjung tinggi* pelayanan saya.+ 14 Saya berusaha membuat bangsa saya iri supaya sebagian dari mereka bisa diselamatkan. 15 Kalau ditolaknya mereka+ berarti pendamaian* bagi dunia, bukankah diterimanya mereka berarti kehidupan bagi orang-orang yang sudah dianggap mati? 16 Juga, kalau bagian adonan yang dipersembahkan sebagai hasil pertama* itu suci, seluruh adonannya juga suci. Dan kalau akar sebuah pohon itu suci, cabang-cabangnya juga suci.

17 Tapi kalau sebagian cabang zaitun dipotong, dan kalian, yang adalah cabang zaitun liar, dicangkokkan di antara cabang-cabang yang ada dan ikut mendapat manfaat dari akar itu, 18 jangan sombong* kepada cabang-cabang itu. Kalau kalian sombong,*+ ingatlah bahwa bukan kalian yang memberi makan akar, tapi akar yang memberi makan kalian. 19 Lalu kalian akan berkata, ”Cabang-cabang dipotong supaya saya bisa dicangkokkan.”+ 20 Itu benar! Mereka dipotong+ karena tidak beriman, sedangkan kalian tetap ada karena beriman.+ Jangan menjadi sombong. Sebaliknya, berhati-hatilah 21 karena kalau cabang yang asli saja bisa Allah potong, apalagi kalian. 22 Sekarang, perhatikan tentang kebaikan hati+ dan sikap tegas Allah. Dia tegas kepada cabang-cabang yang jatuh,+ tapi baik hati kepada kalian, asalkan kalian tetap berada dalam naungan kebaikan hati-Nya. Kalau tidak, kalian akan dipotong juga. 23 Mereka sendiri, kalau mereka menjadi beriman, mereka akan dicangkokkan kembali,+ karena Allah sanggup melakukannya. 24 Kalau kalian saja, yang dipotong dari pohon zaitun liar, bisa dicangkokkan ke pohon zaitun peliharaan, meskipun itu tidak biasa dilakukan, cabang yang asli pasti bisa dicangkokkan ke pohon mereka sendiri!

25 Saudara-saudara, saya ingin kalian tahu tentang rahasia suci ini,+ supaya kalian tidak menganggap diri bijak: Sebagian orang Israel akan tetap memiliki hati yang tidak peka, sampai jumlah orang yang dikumpulkan dari bangsa lain sudah lengkap, 26 dan dengan cara itulah seluruh Israel+ akan diselamatkan. Ini sesuai dengan ayat yang berkata, ”Pembebas* itu akan keluar dari Zion+ dan membuat Yakub* berhenti melakukan apa yang buruk di mata Allah. 27 Sewaktu dosa mereka Aku singkirkan,+ Aku akan membuat perjanjian dengan mereka.”+ 28 Memang, mereka menjadi musuh Allah karena menolak kabar baik, dan kalian mendapat manfaat. Tapi, demi janji Allah kepada leluhur mereka, mereka dipilih sebagai orang-orang yang dikasihi,+ 29 karena Allah tidak akan berubah pikiran dalam hal karunia dan orang-orang yang Dia panggil. 30 Dulu kalian tidak taat kepada Allah,+ tapi sekarang kalian sudah mendapat belas kasihan+ karena mereka tidak taat.+ 31 Jadi, kalian mendapat belas kasihan karena mereka tidak taat, dan sekarang mereka juga bisa mendapat belas kasihan. 32 Semua orang tidak taat,+ dan Allah mengurung mereka dalam keadaan itu supaya Dia bisa menunjukkan belas kasihan kepada semua orang.+

33 Betapa luar biasanya berkat, hikmat,* dan pengetahuan Allah! Keputusan-Nya tidak bisa kita pahami sepenuhnya, dan jalan-jalan-Nya tidak bisa kita mengerti sepenuhnya! 34 Ada tertulis, ”Siapa yang mengerti pikiran Yehuwa,* atau siapa yang bisa menjadi penasihat-Nya?”+ 35 Atau, ”Siapa yang memberi kepada Allah, sehingga Allah harus membalasnya?”+ 36 Segala sesuatu ada karena Dia, melalui Dia, dan untuk Dia. Semoga Dia dimuliakan selama-lamanya. Amin.

12 Maka saudara-saudara, karena Allah itu beriba hati, saya mohon agar kalian memberikan tubuh+ dan hidup kalian kepada-Nya, seperti mempersembahkan korban yang suci+ yang akan diterima Allah. Jadi, gunakan seluruh pikiran* kalian+ dalam melakukan pelayanan suci untuk-Nya. 2 Jangan dipengaruhi* dunia* ini lagi. Sebaliknya, berubahlah dengan mengubah cara berpikir kalian,+ supaya kalian bisa membuktikan sendiri+ kehendak Allah yang baik, sempurna, dan menyenangkan Dia.

3 Karena kebaikan hati Allah yang luar biasa* kepada saya, saya memberi tahu kalian semua agar tidak menilai diri kalian lebih tinggi daripada yang sebenarnya,+ tapi menilai diri kalian apa adanya,* sesuai dengan iman yang Allah berikan* kepada kalian masing-masing.+ 4 Sama seperti satu tubuh memiliki banyak anggota,+ yang fungsinya berbeda-beda, 5 kita semua, meskipun banyak, adalah satu tubuh karena bersatu dengan Kristus, dan kita masing-masing adalah anggota yang saling membutuhkan.+ 6 Karena kebaikan hati Allah yang luar biasa,*+ kita mendapat karunia yang berbeda-beda. Maka, kalau kita mendapat karunia bernubuat, bernubuatlah sesuai dengan iman yang kita dapatkan. 7 Kalau itu untuk melayani, teruslah melayani. Kalau ada yang memiliki karunia untuk mengajar, teruslah mengajar.+ 8 Kalau karunianya untuk menguatkan,* teruslah menguatkan.*+ Kalau untuk memberi, teruslah memberi dengan murah hati.+ Kalau untuk memimpin, teruslah memimpin dengan tekun.*+ Kalau untuk menunjukkan belas kasihan, teruslah lakukan itu dengan senang hati.+

9 Kasih kalian harus tulus.*+ Kalian harus benar-benar membenci apa yang buruk+ dan menyukai* apa yang baik. 10 Sayangi satu sama lain seperti keluarga sendiri. Kalianlah yang harus lebih dulu* menunjukkan hormat.+ 11 Rajinlah,* dan jangan bermalas-malasan.*+ Berkobarlah dengan kuasa kudus.*+ Bekerjalah sebagai budak bagi Yehuwa.*+ 12 Bersukacitalah atas harapan kalian. Bertekunlah menghadapi kesengsaraan.+ Berdoalah dengan tekun.+ 13 Berikan bantuan kepada orang-orang suci, sesuai dengan kebutuhan mereka.+ Biasakan untuk bermurah hati.*+ 14 Teruslah mohonkan berkat bagi para penganiaya.+ Mohonkan berkat, dan jangan mengutuk.+ 15 Bergembiralah bersama orang yang bergembira, dan menangislah bersama orang yang menangis. 16 Pandanglah orang lain seperti kalian memandang diri sendiri. Jangan bersikap sombong.* Sebaliknya, bersikaplah rendah hati.+ Jangan merasa diri bijaksana.+

17 Jangan balas kejahatan dengan kejahatan kepada siapa pun.+ Berupayalah melakukan apa yang dianggap baik oleh semua orang. 18 Berusahalah sebisa mungkin untuk hidup damai dengan semua orang.+ 19 Saudara-saudaraku, jangan balas dendam. Biarkan Allah saja yang menunjukkan kemurkaan-Nya,+ karena ada tertulis, ”’Akulah yang berhak membalas; kejahatan mereka akan Kubalas,’ kata Yehuwa.”*+ 20 Tapi ”kalau musuh kalian lapar, beri dia makan; kalau dia haus, beri dia minum; karena kalian akan membuat hatinya lunak”.*+ 21 Jangan sampai kalian dikalahkan oleh kejahatan. Sebaliknya, teruslah kalahkan kejahatan dengan kebaikan.+

13 Semua orang harus tunduk kepada pemerintah,*+ karena kekuasaan apa pun berasal dari Allah.+ Pemerintah yang ada mendapat kedudukan mereka masing-masing* dari Allah.+ 2 Jadi, siapa pun yang melawan pemerintah melawan pengaturan Allah, dan orang-orang yang melawan pengaturan itu akan dihukum. 3 Orang yang berbuat jahat takut kepada pemerintah, tapi orang yang berbuat baik tidak takut.+ Maka, kalau kalian tidak mau merasa takut kepada pemerintah, teruslah berbuat baik.+ Dengan begitu, kalian akan dipuji oleh mereka. 4 Mereka adalah pelayan Allah demi kebaikan kalian. Tapi kalau kalian berbuat jahat, kalian harus takut, karena ada tujuannya mereka membawa pedang. Mereka adalah pelayan Allah, penuntut balas yang menghukum* orang-orang yang terus berbuat jahat.

5 Jadi, kalian memiliki alasan yang kuat untuk tunduk, bukan hanya karena hukuman itu, tapi juga karena hati nurani kalian.+ 6 Itulah alasannya kalian membayar pajak. Mereka adalah pelayan Allah, yang selalu melayani masyarakat. 7 Berikan apa yang menjadi hak mereka: Pajak bagi yang meminta pajak,+ upeti bagi yang meminta upeti, respek* bagi yang meminta respek,*+ dan hormat bagi yang meminta hormat.+

8 Jangan berutang apa-apa kepada siapa pun, selain mengasihi satu sama lain,+ karena orang yang mengasihi sesamanya sudah menjalankan hukum.+ 9 Perintah seperti ”jangan berzina,+ jangan membunuh,+ jangan mencuri,+ jangan menginginkan milik orang lain”,+ dan bahkan semua perintah yang ada, disimpulkan dalam kata-kata ini: ”Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.”+ 10 Orang yang memiliki kasih tidak berbuat jahat kepada sesamanya,+ jadi dia sudah menjalankan hukum.+

11 Lakukan itu semua, karena kalian tahu di masa* seperti apa kita hidup. Sekarang saatnya bangun dari tidur,+ karena keselamatan kita sudah lebih dekat daripada sewaktu kita baru menjadi pengikut Kristus. 12 Sekarang sudah larut malam, dan sebentar lagi pagi. Jadi, mari kita tinggalkan perbuatan kegelapan+ dan memakai senjata terang.+ 13 Mari kita jaga tingkah laku kita+ seperti pada siang hari, tidak berpesta liar* atau bermabuk-mabukan, tidak melakukan hubungan seks yang tidak sah atau berlaku tidak tahu malu,*+ dan tidak bertengkar atau iri.+ 14 Sebaliknya, tirulah* Tuan Yesus Kristus,+ dan jangan membuat rencana untuk memuaskan keinginan tubuh yang berdosa.*+

14 Terimalah orang yang imannya tidak kuat,+ dan jangan hakimi dia kalau pendapatnya berbeda.* 2 Ada orang yang imannya mengizinkan dia makan apa saja, tapi orang yang imannya lemah hanya makan sayur. 3 Orang yang makan tidak boleh menganggap rendah orang yang tidak makan, dan orang yang tidak makan tidak boleh menghakimi orang yang makan,+ karena Allah sudah menerima orang itu. 4 Siapakah kalian sehingga kalian menghakimi pelayan orang lain?+ Majikannya yang akan memutuskan apakah dia benar atau salah.+ Bahkan, dengan bantuan Yehuwa,* dia akan menjadi benar.

5 Ada yang menganggap hari tertentu lebih penting daripada yang lain,+ tapi ada juga yang menganggap semua hari sama saja.+ Setiap orang hendaknya benar-benar yakin dengan keputusannya sendiri. 6 Orang yang menganggap penting hari tertentu melakukannya untuk Yehuwa.* Orang yang makan juga melakukannya untuk Yehuwa,* karena dia mengucap syukur kepada Allah.+ Dan orang yang hanya makan sayur juga melakukannya untuk Yehuwa,* karena dia pun mengucap syukur kepada Allah.+ 7 Sebenarnya, di antara kita tidak ada yang hidup untuk diri sendiri+ atau mati untuk diri sendiri. 8 Kalau kita hidup, kita hidup untuk Yehuwa,*+ dan kalau kita mati, kita mati untuk Yehuwa.* Jadi, hidup atau mati, kita milik Yehuwa.*+ 9 Untuk itulah Kristus mati dan dihidupkan lagi, yaitu supaya dia menjadi Tuan atas orang mati dan orang hidup.+

10 Jadi kenapa kalian menghakimi saudara kalian?+ Kenapa kalian menganggap rendah saudara kalian? Kita semua akan berdiri di hadapan kursi penghakiman Allah.+ 11 Ada tertulis, ”Yehuwa* berkata, ’Demi Aku yang hidup,+ semua orang akan bertekuk lutut kepada-Ku, dan semua lidah akan mengakui dengan terus terang bahwa Aku adalah Allah.’”+ 12 Maka, kita masing-masing akan bertanggung jawab kepada Allah.+

13 Jadi, mari kita berhenti menghakimi satu sama lain.+ Sebaliknya, bertekadlah untuk tidak menaruh batu sandungan atau penghalang di depan saudara kalian.+ 14 Sebagai pengikut Tuan Yesus, saya tahu dan yakin bahwa pada dasarnya, tidak ada yang najis.+ Sesuatu menjadi najis bagi seseorang hanya kalau dia menganggap itu najis. 15 Kalau saudara kalian terganggu gara-gara makanan kalian, kalian tidak lagi bertindak berdasarkan kasih.+ Jangan merusak* imannya gara-gara makanan kalian, karena Kristus mati demi dia.+ 16 Jadi, jangan sampai perbuatan baik kalian membuat orang berkata buruk tentang kalian. 17 Untuk masuk ke Kerajaan Allah, yang penting bukan makan dan minum,+ tapi berbuat benar, punya hubungan damai, dan bersukacita karena kuasa kudus.* 18 Orang yang seperti itu dan juga melayani Kristus sebagai budaknya menyenangkan Allah dan orang lain.

19 Maka, lakukanlah semua hal yang menghasilkan perdamaian+ dan yang menguatkan satu sama lain.+ 20 Jangan lagi merusak hasil kerja Allah hanya demi makanan.+ Memang, tidak ada makanan yang najis, tapi kalau seseorang memakannya dan itu menjadi sandungan, itu tidak baik.+ 21 Lebih baik tidak makan daging, atau minum anggur, atau melakukan apa pun yang bisa membuat saudara kalian tersandung.+ 22 Biarlah iman kalian tetap menjadi urusan kalian dengan Allah. Kalau seseorang tidak menghakimi diri untuk sesuatu yang dia putuskan, dia bahagia. 23 Tapi kalau dia tidak yakin dan tetap makan, dia bersalah karena melakukan sesuatu sebelum beriman bahwa itu boleh. Jadi, apa pun yang dilakukan tanpa iman adalah dosa.

15 Kita yang kuat harus membantu yang lemah+ dalam menanggung beban dan tidak menyenangkan diri sendiri saja.+ 2 Mari kita masing-masing menyenangkan sesama kita, dan berbuat baik untuk menguatkan mereka,+ 3 karena Kristus saja tidak menyenangkan dirinya sendiri.+ Tentang dia ada tertulis, ”Aku menanggung hinaan orang-orang yang menghina-Mu.”+ 4 Semua ayat yang ditulis di masa lalu ditulis untuk mengajar kita.+ Ayat-ayat itu membuat kita bertekun+ dan terhibur sehingga kita memiliki harapan.+ 5 Semoga Allah, yang membuat kita bertekun dan terhibur, memberi kalian pikiran dan sikap yang sama dengan Kristus Yesus, 6 sehingga kalian bisa dengan kompak+ dan dengan satu suara* memuliakan Allah, yaitu Bapak dari Tuan kita Yesus Kristus.

7 Jadi sambutlah* satu sama lain,+ seperti Kristus juga menyambut kalian,+ supaya Allah dimuliakan. 8 Saya ingin memberi tahu kalian bahwa Kristus melayani orang-orang Yahudi*+ untuk menunjukkan benarnya kata-kata Allah, meneguhkan janji-janji Allah bagi leluhur mereka,+ 9 dan membuat bangsa-bangsa lain memuliakan Allah atas belas kasihan-Nya.+ Ini sesuai dengan ayat yang isinya, ”Karena itulah aku akan mengakui Engkau di depan bangsa-bangsa, dan bernyanyi untuk memuji nama-Mu.”+ 10 Ayat lain berkata, ”Bangsa-bangsa, bergembiralah bersama umat-Nya.”+ 11 Yang lain lagi berkata, ”Semua bangsa, pujilah Yehuwa;* semoga semua suku bangsa memuji Dia.”+ 12 Yesaya juga berkata, ”Akan ada seseorang dari keluarga* Isai+ yang akan memerintah bangsa-bangsa;+ kepada dialah bangsa-bangsa akan berharap.”+ 13 Semoga Allah, yang memberikan harapan, membuat kalian penuh sukacita dan damai karena kalian percaya kepada-Nya, sehingga kalian bisa berharap dengan sepenuh hati dengan kekuatan kuasa kudus.*+

14 Saudara-saudara, saya sendiri yakin bahwa kalian juga penuh dengan kebaikan dan pengetahuan, dan sanggup mengajar* satu sama lain. 15 Tapi, saya menulis beberapa hal dengan terus terang untuk mengingatkan kalian lagi, karena Allah menunjukkan kebaikan hati yang luar biasa* kepada saya, 16 sehingga saya menjadi pelayan Kristus Yesus dan memberitakan kabar baik Allah kepada bangsa-bangsa.+ Saya sibuk dalam tugas suci ini+ supaya mereka menjadi persembahan yang diterima Allah, yang disucikan oleh kuasa kudus.*

17 Jadi, saya bergembira karena menjadi pengikut Kristus Yesus dan melakukan tugas dari Allah. 18 Saya tidak akan berbicara tentang apa pun, selain tentang hal-hal yang Kristus lakukan melalui saya untuk membuat bangsa-bangsa taat. Dia melakukannya melalui kata-kata dan tindakan saya, 19 dengan mukjizat* dan keajaiban,*+ dan dengan kekuatan kuasa kudus* Allah, sehingga dari Yerusalem dan memutar sampai ke Provinsi Ilirikum, saya sudah memberitakan kabar baik tentang Kristus hingga selesai.+ 20 Saya tidak meneruskan pekerjaan yang sudah dimulai orang lain,* karena saya berusaha sebisa-bisanya memberitakan kabar baik di tempat-tempat di mana orang belum mengenal nama Kristus. 21 Ini sesuai dengan ayat yang berkata, ”Orang yang belum diberi tahu tentang dia akan mengenal dia, dan orang yang belum mendengar akan mengerti.”+

22 Karena itulah saya berkali-kali tidak bisa datang kepada kalian. 23 Tapi sekarang, tidak ada lagi daerah yang belum saya datangi di wilayah ini, dan saya memang sudah bertahun-tahun ingin datang kepada kalian. 24 Jadi, dalam perjalanan saya ke Spanyol nanti, mudah-mudahan saya bisa bertemu kalian, lalu setelah menikmati pergaulan dengan kalian, saya bisa ditemani kalian sampai sebagian perjalanan. 25 Tapi sekarang, saya akan pergi ke Yerusalem untuk melayani orang-orang suci,+ 26 karena saudara-saudara di Makedonia dan Akhaya dengan senang hati memberi sumbangan untuk orang-orang suci yang miskin di Yerusalem.+ 27 Mereka senang melakukannya, dan sebenarnya mereka merasa wajib* melakukannya. Karena orang-orang suci sudah memberikan hal-hal rohani kepada mereka, mereka juga wajib memberikan hal-hal materi kepada orang-orang suci.+ 28 Jadi, saya akan membawa sumbangan itu dan memastikan agar orang-orang suci mendapatkannya, lalu saya akan singgah ke tempat kalian dalam perjalanan ke Spanyol. 29 Saya yakin bahwa sewaktu saya datang nanti, saya akan datang dengan berkat yang limpah dari Kristus.

30 Saudara-saudara, karena kita sama-sama beriman kepada Tuan kita Yesus Kristus dan memiliki kasih yang dihasilkan kuasa kudus,* saya mohon agar kalian, seperti saya, sungguh-sungguh berdoa kepada Allah bagi diri saya,+ 31 supaya saya diselamatkan+ dari orang-orang yang tidak seiman di Yudea, dan supaya pelayanan saya bagi orang-orang suci di Yerusalem diterima dengan baik,+ 32 sehingga kalau Allah menghendaki, saya akan datang kepada kalian dengan sukacita, dan kita sama-sama disegarkan. 33 Semoga Allah yang memberikan kedamaian selalu menyertai kalian.+ Amin.

16 Saya ingin memperkenalkan* Febe, saudari kita yang melayani di sidang jemaat yang ada di Kenkhrea,+ 2 supaya kalian menyambut dia sebagai sesama pengikut Tuan, seperti menyambut orang-orang suci,* dan memberikan bantuan apa pun yang dia butuhkan,+ karena dia sudah membantu banyak saudara, termasuk saya sendiri.

3 Sampaikan salam saya untuk Priska* dan Akuila,+ rekan-rekan saya dalam melayani Kristus Yesus, 4 yang mempertaruhkan nyawa mereka demi saya.+ Selain saya, semua sidang jemaat dari bangsa-bangsa lain juga berterima kasih kepada mereka. 5 Salam juga untuk sidang jemaat yang beribadah di rumah mereka.+ Salam untuk Epenetus yang saya kasihi, yang termasuk orang pertama yang menjadi pengikut Kristus* di Asia. 6 Salam untuk Maria, yang sudah bekerja keras untuk kalian. 7 Salam untuk Andronikus dan Yunias, kerabat saya.+ Mereka pernah dipenjarakan bersama saya, dikenal baik oleh para rasul, dan sudah bersatu dengan Kristus lebih lama daripada saya.

8 Sampaikan salam saya untuk Ampliatus yang saya kasihi, sesama pengikut Tuan. 9 Salam untuk Urbanus, rekan kita dalam melayani Kristus, dan untuk Stakhis yang saya kasihi. 10 Salam untuk Apeles, yang setia kepada Kristus. Salam untuk semua anggota rumah tangga Aristobulus. 11 Salam untuk Herodion kerabat saya. Salam untuk semua pengikut Tuan di rumah tangga Narkisus. 12 Salam untuk Trifena dan Trifosa, saudari-saudari yang bekerja keras untuk Tuan. Salam untuk Persis, saudari yang kita kasihi, yang sudah bekerja keras untuk Tuan. 13 Salam untuk Rufus, yang melayani Tuan dengan sangat baik, dan untuk ibunya yang sudah seperti ibu saya sendiri. 14 Salam untuk Asinkritus, Flegon, Hermes, Patrobas, Hermas, dan saudara-saudara yang bersama mereka. 15 Salam untuk Filologus dan Yulia, untuk Nereus dan saudara perempuannya, untuk Olimpas, dan untuk semua orang suci yang bersama mereka. 16 Sambutlah satu sama lain dengan hangat.* Seluruh sidang jemaat Kristus menitip salam untuk kalian.

17 Saya mohon, saudara-saudara, hati-hatilah dengan orang-orang yang memecah belah dan membuat orang tersandung. Itu bertentangan dengan ajaran yang kalian ketahui. Hindari mereka.+ 18 Orang-orang seperti itu bukan budak Tuan kita Kristus, tapi budak keinginan* mereka sendiri. Mereka mengambil hati orang-orang yang polos dengan pujian dan kata-kata manis. 19 Ketaatan kalian diperhatikan semua orang, dan ini membuat saya bersukacita. Tapi, saya ingin agar kalian pintar dalam hal-hal baik dan tidak berpengalaman dalam hal-hal buruk.+ 20 Sebentar lagi, Allah yang memberikan kedamaian akan menghancurkan Setan+ di bawah kaki kalian. Semoga kebaikan hati yang luar biasa* dari Tuan kita Yesus menyertai kalian.

21 Rekan saya Timotius menitip salam, begitu juga kerabat saya, yaitu Lusius, Yason, dan Sosipater.+

22 (Saya, Tertius, sesama pengikut Tuan yang menuliskan surat ini, juga menitip salam.)

23 Gayus,+ yang menjadi tuan rumah bagi saya dan bagi seluruh sidang jemaat, juga menitip salam. Erastus bendahara* kota menitip salam, begitu juga Kuartus saudaranya. 24* ——

25 Allah bisa membuat kalian kuat melalui kabar baik tentang Yesus Kristus yang saya beritakan. Kabar ini berkaitan dengan dibukanya rahasia suci+ yang sudah lama disembunyikan. 26 Sekarang, itu sudah dibuka dan diberitahukan kepada semua bangsa melalui ayat-ayat* yang ditulis para nabi, sesuai dengan perintah dari Allah yang abadi, yang ingin agar semua bangsa beriman dan taat. 27 Semoga Allah, satu-satunya yang berhikmat,*+ dimuliakan melalui Yesus Kristus untuk selamanya. Amin.

Lit.: ”benih”.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Atau ”saya”.

Lihat Daftar Istilah.

Lihat Daftar Istilah.

Atau ”utang”.

Atau ”orang yang bukan Yunani”. Lit.: ”orang Barbar”.

Atau ”melihat apa yang benar menurut Allah”.

Atau ”yang tidak bisa mati”.

Atau ”reptil”.

Atau ”balasan”.

Atau ”tidak mau tahu seperti apa Allah sebenarnya”.

Atau ”keinginan akan milik orang lain”.

Atau ”jiwa setiap orang”.

Atau ”diajar secara lisan”.

Atau ”memiliki kerangka”.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Lit.: ”menumpahkan darah”.

Lihat Daftar Istilah.

Atau ”dirukunkan”.

Atau ”toleran”.

Lihat Lamp. A5.

Atau ”ditutup”.

Lihat Lamp. A5.

Atau ”meterai; jaminan”.

Lit.: ”benihnya”.

Lihat Daftar Istilah.

Lit.: ”benih”.

Atau mungkin ”dan membuat hal-hal yang tidak ada menjadi ada”.

Lit.: ”benihmu”.

Atau mungkin ”Jadi, kita memiliki”.

Lihat Daftar Istilah.

Atau mungkin ”Kita bersukacita”.

Atau mungkin ”Juga, kita bersukacita”.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Lit.: ”lemah”.

Lihat Daftar Istilah.

Lihat Daftar Istilah.

Lihat Daftar Istilah.

Atau ”ketidaktaatan”.

Lihat Daftar Istilah.

Lihat Daftar Istilah.

Lihat Daftar Istilah.

Atau ”bebas dari dosa”.

Lit.: ”kemuliaan”.

Atau ”diampuni”.

Lihat Daftar Istilah.

Lihat Daftar Istilah.

Atau ”pola ajaran; bentuk ajaran”.

Atau ”bebas dari hukum Taurat”.

Lit.: ”menghasilkan buah untuk.”

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Lit.: ”dosa”.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Atau ”manusia yang berdosa”.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Lit.: ”roh”.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Lit.: ”tubuh yang bisa mati”.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Kata Ibrani atau Aram yang berarti ”Ayah!”

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Lit.: ”roh”.

Atau ”disingkapkan”.

Lit.: ”buah sulung”.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Atau ”mengikuti pola gambar”.

Lit.: ”keadaan telanjang”.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Lit.: ”benih”.

Lit.: ”Benih”.

Lit.: ”benih”.

Lit.: ”tujuan Allah”.

Lit.: ”pada orang yang ingin atau yang berlari”.

Atau ”tukang tembikar”.

Atau ”bejana untuk tujuan terhormat”.

Atau ”bejana untuk tujuan rendahan”.

Atau ”bejana”.

Atau ”bejana”.

Lihat Lamp. A5.

Lit.: ”mengakhirinya dan mempersingkatnya”.

Lihat Lamp. A5.

Lit.: ”benih”.

Yunani: abyssos. Lihat Daftar Istilah.

Lit.: ”kaya”.

Lihat Lamp. A5.

Lit.: ”Betapa indahnya kaki orang-orang”.

Lihat Lamp. A5.

Lit.: ”benih”.

Lihat Lamp. A5.

Lihat Daftar Istilah.

Lihat Daftar Istilah.

Lihat Daftar Istilah.

Lit.: ”meja”.

Atau ”punggung mereka bungkuk”.

Lit.: ”memuliakan”.

Atau ”perukunan”.

Lit.: ”buah sulung”.

Atau ”membanggakan diri”.

Atau ”membanggakan diri”.

Atau ”Penyelamat”.

Maksudnya, Israel.

Atau ”kebijaksanaan”.

Lihat Lamp. A5.

Atau ”kemampuan berpikir”.

Atau ”dibentuk”.

Atau ”sistem”. Lihat Daftar Istilah.

Lihat Daftar Istilah.

Atau ”dengan pikiran yang sehat”.

Atau ”jatahkan; bagikan”.

Lihat Daftar Istilah.

Atau ”menasihati”.

Atau ”menasihati”.

Atau ”sungguh-sungguh”.

Lit.: ”tidak boleh munafik”.

Lit.: ”menempel pada”.

Atau ”punya inisiatif dalam”.

Atau ”Bersemangatlah”.

Atau ”berlambat-lambat saat bekerja”.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Lihat Lamp. A5.

Atau ”menerima tamu”.

Atau ”memupuk pikiran yang muluk-muluk”.

Lihat Lamp. A5.

Lit.: ”menumpuk bara di atas kepalanya”.

Atau ”kalangan berwenang yang lebih tinggi”.

Atau ”kedudukan yang relatif”.

Lit.: ”menunjukkan murka kepada”.

Atau ”rasa takut”.

Atau ”rasa takut”.

Atau ”musim”.

Atau ”berpesta pora”.

Atau ”berlaku kurang ajar”. Lihat ”Kelakuan tidak tahu malu” di Daftar Istilah.

Lit.: ”kenakan”.

Atau ”keinginan daging”.

Atau mungkin ”kalau dia masih bertanya-tanya dalam hati”.

Lihat Lamp. A5.

Lihat Lamp. A5.

Lihat Lamp. A5.

Lihat Lamp. A5.

Lihat Lamp. A5.

Lihat Lamp. A5.

Lihat Lamp. A5.

Lihat Lamp. A5.

Atau ”hancurkan”.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Lit.: ”mulut”.

Atau ”terimalah”.

Lit.: ”orang-orang yang disunat”.

Lihat Lamp. A5.

Lit.: ”Akan ada akar”.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Atau ”menasihati”.

Lihat Daftar Istilah.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Lit.: ”tanda”.

Atau ”pertanda”.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Lit.: ”tidak membangun di atas fondasi orang lain”.

Atau ”merasa berutang untuk”.

Umumnya disebut ”roh kudus”. Lihat Daftar Istilah.

Atau ”merekomendasikan”.

Atau ”seperti orang-orang suci menyambut yang lain”.

Nama lain dari Priskila.

Lit.: ”buah sulung bagi Kristus”.

Lit.: ”dengan ciuman kudus”.

Lit.: ”perut”.

Lihat Daftar Istilah.

Atau ”pengurus”.

Lihat Lamp. A3.

Atau ”Tulisan Kudus”.

Atau ”bijaksana”.

    Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
    Log Out
    Log In
    • Indonesia
    • Bagikan
    • Pengaturan
    • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
    • Syarat Penggunaan
    • Kebijakan Privasi
    • Pengaturan Privasi
    • JW.ORG
    • Log In
    Bagikan