PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • km 6/01 hlm. 8
  • Kesaksian Tidak Resmi—Mengapa Perlu?

Tidak ada video untuk bagian ini.

Maaf, terjadi error saat ingin menampilkan video.

  • Kesaksian Tidak Resmi—Mengapa Perlu?
  • Pelayanan Kerajaan Kita—2001
Pelayanan Kerajaan Kita—2001
km 6/01 hlm. 8

Kesaksian Tidak Resmi—Mengapa Perlu?

1 Dewasa ini, di banyak daerah di negeri kita, semakin sulit utk bertemu langsung dng banyak orang di rumah mereka. Meskipun demikian, kegiatan kita setiap hari sebenarnya mengharuskan kita berhubungan dng banyak orang. Berapa kali dlm satu hari Sdr berbicara kpd tetangga Sdr? Seberapa sering seseorang mengetuk pintu rumah Sdr? Dng berapa banyak orang Sdr berhubungan sewaktu Sdr berbelanja, naik bus, atau berada di tempat kerja Sdr? Jika Sdr seorang remaja di sekolah, dapatkah Sdr menghitung jumlah orang yg berbicara dng Sdr setiap hari? Kesempatan utk berbicara kpd orang-orang lain sebenarnya tidak terbatas. Yg perlu Sdr lakukan hanyalah mengingat beberapa buah pikiran dari Alkitab, siap dng Alkitab dan beberapa risalah, membuat persiapan jauh di muka dan mengambil inisiatif utk berbicara bila ada kesempatan.

2 Meskipun kesaksian tidak resmi cukup sederhana, beberapa orang enggan mencobanya. Mereka mungkin menahan diri, berkeras bahwa mereka merasa malu atau terlalu gugup utk mendekati orang-orang yg belum dikenal. Mereka mungkin merasa takut menarik perhatian kpd diri mereka atau mendapat tanggapan yg tidak bersahabat. Orang-orang yg berpengalaman dlm memberikan kesaksian tidak resmi dapat memberi tahu Sdr bahwa jarang ada alasan utk merasa khawatir. Orang yg kita temui pd dasarnya sama spt kita, mereka memiliki kebutuhan yg sama, merasakan kekhawatiran yg sama, dan menginginkan hal-hal yg sama bagi diri mereka dan keluarga mereka. Kebanyakan orang akan menyambut baik senyuman yg ramah atau sapaan yg bersahabat. Utk memulainya, Sdr harus ”mengerahkan keberanian”. (1 Tes. 2:2) Akan tetapi, begitu Sdr memulainya, Sdr akan heran dan senang melihat hasilnya.

3 Seorang Sdri memulai percakapan dng seorang wanita di sebuah ruang tunggu dokter. Wanita ini mendengarkan dng penuh perhatian dan kemudian mengatakan, ”Selama beberapa waktu, saya bertemu dng Saksi-Saksi Yehuwa; tetapi jika suatu waktu di kemudian hari saya benar-benar menjadi seorang Saksi-Saksi Yehuwa, hal itu disebabkan oleh apa yg Anda baru ceritakan kpd saya. Mendengarkan Anda bagaikan mulai melihat terang di tempat yg gelap.”

4 Seorang Sdr lanjut usia menggunakan kesempatan utk memberikan kesaksian pagi-pagi sekali di pantai setempat. Ia bertemu dng para pembantu rumah tangga, pengasuh bayi, pegawai bank, dan orang-orang lain yg berjalan-jalan di pagi hari di pesisir pantai. Ia memimpin pengajaran Alkitab, duduk di bangku dekat pantai. Beberapa orang telah mempelajari kebenaran darinya dan sekarang menjadi Saksi-Saksi Yehuwa.

5 Kesaksian tidak resmi memang telah menjadi cara lain yg berhasil dlm upaya kita utk menggenapi kata-kata rasul Petrus yg menganjurkan kita utk ”selalu siap membuat pembelaan di hadapan semua orang yg menuntut darimu alasan utk harapan yg ada padamu”. (1 Ptr. 3:15) Namun, agar kita semakin berhasil dlm corak ini, selain kita perlu waspada utk memperhatikan kesempatan tsb, kita hendaknya memanfaatkan sebaik-baiknya semua bahan bacaan dan selalu siap membawanya dlm tas dinas kita. Sering kali dng membawa publikasi yg bervariasi, hal itu membantu kita mencapai hasil yg lebih baik.—Pkh. 11:1

6 Perhatikan pengalaman yg menyegarkan sbg hasil kesaksian tidak resmi dng memanfaatkan bahan bacaan. Dlm perjalanan pulang menuju tempat tinggalnya dgn bus, seorang perintis memanfaatkan kesempatan utk memberikan kesaksian kpd seorang remaja yg duduk di sebelahnya dng menggunakan sebuah risalah. Setelah mendapat sambutan yg ramah, Saudari ini menawarkan buku kecil ”Apa yang Allah Tuntut dari Kita?” kepadanya dan meminta alamat rumahnya. Satu minggu kemudian, Sdri tsbt mengunjungi alamat peminat itu, dan pd waktu bertemu, ternyata remaja ini telah membaca beberapa pelajaran dari buku itu, bahkan telah menggarisbawahi tiga pelajaran pertama. Kemudian, terjadilah percakapan yg menarik dan berlanjut pd pengajaran Alkitab di rumah, dan sampai hari ini remaja itu masih menikmati pengajaran Alkitab dan telah beralih ke buku ”Pengetahuan”. Bahkan sekarang, ia secara tetap tentu menghadiri perhimpunan.

7 Organisasi Yehuwa dng limpah menyediakan bagi kita bahan bacaan yg memelihara kita tetap kuat secara rohani dan membantu kita dlm menyebarluaskan kabar baik. Pengalaman-pengalaman tadi pastilah sangat membesarkan hati kita. Namun, hal ini sangat bergantung pd seberapa serius kita memandang laporan dinas kita pd akhir bulan. Sama spt kita membuat laporan yg saksama tt corak-corak lainnya dari dinas pengabaran, kita juga perlu membuat catatan dari corak pelayanan tidak resmi. Catatlah setiap kali kita selesai memberikan kesaksian tidak resmi walaupun hanya 15 menit atau setengah jam. Bisa dicatat dlm agenda atau kalender, dan pd akhir bulan, kita dapat melaporkan seluruhnya. Dng terus memperhatikan kesempatan utk ambil bagian dlm kesaksian tidak resmi dan selalu siap dng berbagai macam publikasi berdasarkan Alkitab: risalah, majalah dan lektur, kita akan senantiasa dibantu utk mengagungkan nama Yehuwa.—Mz. 34:3

Artikel Setempat

    Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
    Log Out
    Log In
    • Indonesia
    • Bagikan
    • Pengaturan
    • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
    • Syarat Penggunaan
    • Kebijakan Privasi
    • Pengaturan Privasi
    • JW.ORG
    • Log In
    Bagikan